Minggu, 03 April 2016

Sejarah dan Perkembangan INTEL

Sejarah Perkembangan INTEL

Mikroprosesor adalah sebuah IC (Integrated Circuit) yang digunakan sebagai otak/pengolah utama dalam sebuah sistem komputer. Mikroprosesor merupakan hasil dari pertumbuhan semikonduktor. Pertama kali MIkroprosesor dikenalkan pada tahun 1971 oleh Intel Corp, yaitu Mikroprosesor Intel 4004 yang mempunyai arsitektur 4 bit.Dengan penambahan beberapa  peripheral (memori, piranti I/O, dsb) Mikroprosesor 4004 di ubah menjadi komputer kecil oleh intel. Kemudian mikroprosesor ini di kembangkan lagi menjadi 8080 (berasitektur 8bit), 8085, dan kemudian 8086 (berasitektur 16bit).
Dilain pihak perusahaan semikonduktor laen juga memperkenalkan dan mengembangkan mikroprosesor antara lain Motorola dengan M6800, dan Zilog dengan Z80nya. Mikroprosesor Intel yang berasitektur 16 bit ini kebanyakan di akhiri oleh angka 86, akan tetapi karena nomor tidak dapat digunakan untuk merek dagang mereka menggantinya dengan nama pentium untuk merek dagang Mikroprosesor generasi kelima mereka. Arsitektur ini telah dua kali diperluas untuk mengakomodasi ukuran word yang lebih besar.
Di tahun 1985, Intel mengumumkan rancangan generasi 386 32-bit yang menggantikan rancangan generasi 286 16-bit. Arsitektur 32-bit ini dikenal dengan nama x86-32 atau IA-32 (singkatan dari Intel Architecture, 32-bit). Kemudian pada tahun 2003, AMD memperkenalkan Athlon 64, yang menerapkan secara lebih jauh pengembangan dari arsitektur ini menuju ke arsitektur 64-bit, dikenal dengan beberapa istilah x86-64, AMD64 (AMD), EM64T atau IA-32e (Intel), dan x64 (Microsoft).
Untuk melihat sejarah perkembangan komponen elektronik bisa dilihat dibawah ini:
1.     Pada tahun 1972 munculah microprocessor 8008 yang berkekuatan 2 kali lipat dari 1904: Dioda tabung pertama kali diciptakan oleh seorang ilmuwan dari Inggris yang bernama Sir John Ambrose Fleming (1849-1945)
2.     1906: ditemukan trioda hasil pengembangan dioda tabung oleh seorang ilmuwan Amerika yang bernama Dr. Lee De Forest. Yang kemudian terciptalah tetroda dan pentode. Akan tetapi penggunaan dari tabung hampa tersebut tergeser pada tahun 1960 setelah ditemukannya komponen semikonduktor.
3.     1947: Transistor diciptakan di labolatorium Bell.
4.     1965: Gordon Moore dari Fairchild semiconductor dalam sebuah artikel untuk majalan elektronik mengatakan bahwa chip semikonduktor berkembang dua kali lipat setiap dua tahun selama lebih dari tiga dekade.
5.     1968: Moore, Robert Noyce dan Andy Grove menemukan Intel Corp. untuk menjalankan bisnis “INTegrated ELectronics.”
6.     1969: Intel mengumumkan produk pertamanya, RAM statis 1101, metal oxide semiconductor (MOS) pertama di dunia. Ia memberikan sinyal pada berakhirnya era memori magnetis.
7.     1971 : 4004 Microprocessor
Pada tahun 1971 munculah microprocessor pertama Intel , microprocessor 4004 ini digunakan pada mesin kalkulator Busicom. Dengan penemuan ini maka terbukalah jalan untuk memasukkan kecerdasan buatan pada benda mati.
8.     1974 : 8080 Microprocessor
Menjadi otak dari sebuah komputer yang bernama Altair, pada saat itu terjual sekitar sepuluh ribu dalam 1 bulan.
9.     1978 : 8086-8088 Microprocessor
Sebuah penjualan penting dalam divisi komputer terjadi pada produk untuk komputer pribadi buatan IBM yang memakai prosesor 8088 yang berhasil mendongkrak nama intel.
1.     1982 : 286 Microprocessor
Intel 286 atau yang lebih dikenal dengan nama 80286 adalah sebuah processor yang pertama kali dapat mengenali dan menggunakan software yang digunakan untuk processor sebelumnya.
1.     1985 : Intel386™ Microprocessor
Intel 386 adalah sebuah prosesor yang memiliki 275.000 transistor yang tertanam diprosessor tersebut yang jika dibandingkan dengan 4004 memiliki 100 kali lipat lebih banyak dibandingkan dengan 4004
2.     1989 : Intel486™ DX CPU Microprocessor
Intel i486 merupakan prosesor pertama dengan lebih 1 juta transistor. Sebelumnya sudah dikenal generasi XT i186, dilanjutkan dengan generasi AT i286, i386 hingga i486. i486 dengan chip 32 bit ini bekerja dengan clock sampai 100MHz. i486 dipasarkan hingga pertengahan tahun 90-an. Processor yang pertama kali memudahkan berbagai aplikasi yang tadinya harus mengetikkan command-command menjadi hanya sebuah klik saja, dan mempunyai fungsi komplek matematika sehingga memperkecil beban kerja pada processor.
3.     1993 : Intel® Pentium® Processor
Generasi berikutnya adalah i586 yang lebih dikenal dengan Pentium I dengan lebih dari 3 juta transistor. Chip ini menyimpan sebuah bug. Pentium berjalan dengan kesalahan proses yang paling parah sepanjang sejarah. Processor generasi baru yang mampu menangani berbagai jenis data seperti suara, bunyi, tulisan tangan, dan foto.
4.     1995 : Intel® Pentium® Pro Processor
Processor yang dirancang untuk digunakan pada aplikasi server dan workstation, yang dibuat untuk memproses data secara cepat, processor ini mempunyai 5,5 jt transistor yang tertanam.
5.     1997 : Intel® Pentium® II Processor
Perkembangan berikutnya lahir Pentium II dengan clock hingga 450 MHz dan menampung sekitar 7,5 juta transistor diintegrasikan dengan chace level 2 (L2). Processor Pentium II merupakan processor yang menggabungkan Intel MMX yang dirancang secara khusus untuk mengolah data video, audio, dan grafik secara efisien. Terdapat 7.5 juta transistor terintegrasi di dalamnya sehingga dengan processor ini pengguna PC dapat mengolah berbagai data dan menggunakan internet dengan lebih baik.
6.     1998 : Intel® Pentium II Xeon® Processor
Processor ekonomis Celeron dengan basis Pentium II tetapi tanpa ketersediaan chace level 2 (L2). Processor ini dikenal dengan Pentium II Celeron.Processor yang dibuat untuk kebutuhan pada aplikasi server. Intel saat itu ingin memenuhi strateginya yang ingin memberikan sebuah processor unik untuk sebuah pasar tertentu.
7.     Pada tahun 1999
Pentium III lahir dengan slogan “Internet Streaming Extension”. Pentium III didukung dengan 44 juta transistor dan dapat mendukung lebih banyak proses secara paralel.
8.     1999 : Intel® Celeron® Processor
Processor Intel Celeron merupakan processor yang dikeluarkan sebagai processor yang ditujukan untuk pengguna yang tidak terlalu membutuhkan kinerja processor yang lebih cepat bagi pengguna yang ingin membangun sebuah system computer dengan budget (harga) yang tidak terlalu besar. Processor Intel Celeron ini memiliki bentuk dan formfactor yang sama dengan processor Intel jenis Pentium, tetapi hanya dengan instruksi-instruksi yang lebih sedikit, L2 cache-nya lebih kecil, kecepatan (clock speed) yang lebih lambat, dan harga yang lebih murah daripada processor Intel jenis Pentium. Dengan keluarnya processor Celeron ini maka Intel kembali memberikan sebuah processor untuk sebuah pasaran tertentu.
9.     1999 : Intel® Pentium® III Processor
Processor Pentium III merupakan processor yang diberi tambahan 70 instruksi baru yang secara dramatis memperkaya kemampuan pencitraan tingkat tinggi, tiga dimensi, audio streaming, dan aplikasi-aplikasi video serta pengenalan suara.
1.     1999 : Intel® Pentium® III Xeon® Processor
Intel kembali merambah pasaran server dan workstation dengan mengeluarkan seri Xeon tetapi jenis Pentium III yang mempunyai 70 perintah SIMD. Keunggulan processor ini adalah ia dapat mempercepat pengolahan informasi dari system bus ke processor , yang juga mendongkrak performa secara signifikan. Processor ini juga dirancang untuk dipadukan dengan processor lain yang sejenis.
1.     2000 : Intel® Pentium® 4 Processor
Dengan clock 4 kali lebih besar dari Pentium III, Pentium 4 lahir dengan clock hingga 3.8 GHz. Processor ini mampu melaksanakan perintah jauh lebih banyak pada proses yang sama. Varian lain dari Pentium 4 ini adalah Pentium 4 Hyperthreading. Processor Pentium IV merupakan produk Intel yang kecepatan prosesnya mampu menembus kecepatan hingga 3.06 GHz. Pertama kali keluar processor ini berkecepatan 1.5GHz dengan formafactor pin 423, setelah itu intel merubah formfactor processor Intel Pentium 4 menjadi pin 478 yang dimulai dari processor Intel Pentium 4 berkecepatan 1.3 GHz sampai yang terbaru yang saat ini mampu menembus kecepatannya hingga 3.4 GHz.
2.     2001 : Intel® Xeon® Processor
Processor Intel Pentium 4 Xeon merupakan processor Intel Pentium 4 yang ditujukan khusus untuk berperan sebagai computer server. Processor ini memiliki jumlah pin lebih banyak dari processor Intel Pentium 4 serta dengan memory L2 cache yang lebih besar pula.
3.     2001 : Intel® Itanium® Processor
Itanium adalah processor pertama berbasis 64 bit yang ditujukan bagi pemakain pada server dan workstation serta pemakai tertentu. Processor ini sudah dibuat dengan struktur yang benar-benar berbeda dari sebelumnya yang didasarkan pada desain dan teknologi Intel’s Explicitly Parallel Instruction Computing ( EPIC ).
4.     2002 : Intel® Itanium® 2 Processor
Processor Itanium 2 merupakan generasi berikutnya. Itanium 2 adalah generasi kedua dari keluarga Itanium. Processor 64 bit dengan 221 juta transistor ini mencapai clock maksimum 1 GHz. Processor ini tidak sukses di pasaran, bahkan namanyapun nyaris tidak pernah terdengar.
5.     2003 : Intel® Pentium® M Processor
Processor yang ditujukan untuk notebook ini dikenal dengan Pentium M. Merupakan processor yang dirampingkan hingga 77 juta transistor. Pentium M dibuat untuk menggantikan Pentium 4 yang boros penggunaan daya pada notebook. Chipset 855, dan Intel® PRO/WIRELESS 2100 adalah komponen dari Intel® Centrino™. Intel Centrino dibuat untuk memenuhi kebutuhan pasar akan keberadaan sebuah komputer yang mudah dibawa kemana-mana.
6.     2004 : Intel Pentium M 735/745/755 processors
Dilengkapi dengan chipset 855 dengan fitur baru 2Mb L2 Cache 400MHz system bus dan kecocokan dengan soket processor dengan seri-seri Pentium M sebelumnya.
7.     2004 : Intel E7520/E7320 Chipsets
7320/7520 dapat digunakan untuk dual processor dengan konfigurasi 800MHz FSB, DDR2 400 memory, and PCI Express peripheral interfaces.
8.     Pada tahun 2005
Penggabungan kinerja Hyperthreading dan penggunaan daya Pentium M, lahir processor DualCore dengan clock maksimal 2 GHz.
9.     2005 : Intel Pentium 4 Extreme Edition 3.73GHz
Sebuah processor yang ditujukan untuk pasar pengguna komputer yang menginginkan sesuatu yang lebih dari komputernya, processor ini menggunakan konfigurasi 3.73GHz frequency, 1.066GHz FSB, EM64T, 2MB L2 cache, dan HyperThreading.
1.     2005 : Intel Pentium D 820/830/840
Processor berbasis 64 bit dan disebut dual core karena menggunakan 2 buah inti, dengan konfigurasi 1MB L2 cache pada tiap core, 800MHz FSB, dan bisa beroperasi pada frekuensi 2.8GHz, 3.0GHz, dan 3.2GHz. Pada processor jenis ini juga disertakan dukungan HyperThreading.
1.     Pada tahun 2006
Penggunaan dan pemasaran generasi DualCore belum habis, setahun kemudian diluncurkan Core2Duo yang mengintegrasikan hampir 300 juta transistor dengan 2 buah core yang bekerja dalam 1 processor mampu bekerja hingga 3.3 GHz.
2.     2006 : Intel Core 2 Quad Q6600
Processor untuk type desktop dan digunakan pada orang yang ingin kekuatan lebih dari komputer yang ia miliki memiliki 2 buah core dengan konfigurasi 2.4GHz dengan 8MB L2 cache (sampai dengan 4MB yang dapat diakses tiap core ), 1.06GHz Front-side bus, dan thermal design power ( TDP ).
3.     2006 : Intel Quad-core Xeon X3210/X3220
Processor yang digunakan untuk tipe server dan memiliki 2 buah core dengan masing-masing memiliki konfigurasi 2.13 dan 2.4GHz, berturut-turut , dengan 8MB L2 cache ( dapat mencapai 4MB yang diakses untuk tiap core ), 1.06GHz Front-side bus, dan thermal design power (TDP).
4.     Pada tahun 2009
4 buah core dengan 731 juta transistor menjadikan Intel Core i7 ini menjadi processor paling cepat saat ini.
5.     Intel Core i3
Intel Core i3 merupakan varian paling value dibandingkan dua saudaranya yang lain. Processor ini akan mengintegrasikan GPU (Graphics Processing Unit) alias Graphics On-board didalam processornya. Kemampuan grafisnya diklaim sama dengan Intel GMA pada chipset G45. Selain itu Core i3 nantinya menggunakan manufaktur hybrid, inti processor dengan 32nm, sedangkan memory controller/graphics menggunakan 45nm. Code produk Core i3 adalah “Arrandale”.
6.     Intel Core i5
Jika Bloomfield adalah codename untuk Core i7 maka Lynnfield adalah codename untuk Core i5. Core i5 adalah seri value dari Core i7 yang akan berjalan di socket baru Intel yaitu socket LGA-1156. Tertarik begitu mendengar kata value ? Tepat ! Core i5 akan dipasarkan dengan harga sekitar US$186.
Kelebihan Core i5 ini adalah ditanamkannya fungsi chipset Northbridge pada inti processor (dikenal dengan nama MCH pada Motherboard). Maka motherboard Core i5 yang akan menggunakan chipset Intel P55 (dikelas mainstream) ini akan terlihat lowong tanpa kehadiran chipset northbridge. Jika Core i7 menggunakan Triple Channel DDR 3, maka di Core i5 hanya menggunakan Dual Channel DDR 3. Penggunaan dayanya juga diturunkan menjadi 95 Watt. Chipset P55 ini mendukung Triple Graphic Cards (3x) dengan 1×16 PCI-E slot dan 2×8 PCI-E slot. Pada Core i5 cache tetap sama, yaitu 8 MB L3 cache.
Intel juga meluncurkan Clarksfield, yaitu Core i5 versi mobile yang ditujukan untuk notebook. Socket yang akan digunakan adalah mPGA-989 dan membutuhkan daya yang terbilang cukup kecil yaitu sebesar 45-55 Watt.
7.     Intel Core i7

Core i7 sendiri merupakan processor pertama dengan teknologi “Nehalem”. Nehalem menggunakan platform baru yang betul-betul berbeda dengan generasi sebelumnya. Salah satunya adalah mengintegrasikan chipset MCH langsung di processor, bukan motherboard. Nehalem juga mengganti fungsi FSB menjadi QPI (Quick Path Interconnect) yang lebih revolusioner.

Generasi Terbaik INTEL
Beberapa waktu lalu, Intel meluncurkan prosesor yang diklaim sebagai peningkatan yang paling mutakhir yaitu Intel Core generasi ke-6. Dalam Intel Core generasi ke-6 ini, Intel menyuguhkan kecepatan super kilat dibalut dengan fitur keamanan, produktivitas, kreativitas dan game 3D yang memukau.


Intel Core generasi ke-6 meluncur dengan membawa perubahan besar dalam hal prosesor. Tak tanggung-tanggung, Intel mengklaim prosesor ini adalah terbaik yang pernah dibuat.
Kelebihan-kelebihan Intel Core Generasi ke-6
Ada bebeapa poin yang menunjukka bahwa Intel Core generasi ke-6 ini adalah prosesor terbaik yang pernah dibuat oleh Intel.
Perbaikan dan Peningkatan paling Mutakhir
Dari segi perbaikan dan peningkatan, Intel Core generasi ke-6 ini tergolong yang paling banyak. Ada beberapa hal yang merupakan poin perbaikan Intel yaitu dari segi fitur yang banyak kemanan internal yang akan berdampak langsung pada produktivitas, kreativitas, dan game 3D (bagi para gamers) pada level berikutnya. Semakin sedikit waktu menunggu, tentunya ada banyak hal yang dapat dilakukan. Dengan menggunakan Intel Core generasi ke-6 ini menawarkan produktivitas hina 2.5 kali lebih baik.
Ketika sebuah device dapat bertahan lebih lama, otomatis Anda tidak perlu repot untuk mencari stopkontak. Hal ini tentunya akan membuat Anda lebih lama bekerja dan menikmati hal lain seperti bermain atau menonton film. Daya tahan baterai pada Intel Core generasi ke-6 ini dapat bertahan hingga 10 jam (berdasarkan ukuran baterai 43 whr sekaligus dengan pemutaran video berkualitas 1080p HD).
Salah satu titik jual dari Intel Core generasi ke-6 ini adalah mendukung untuk game 3D favorit (grafis 3D hingga 30 kali lebih baik) dengan resolusi yang tinggi, kecepatan bingkai dan detail yang lebih baik. Alhasil, Anda dapat bermain dengan nyaman dan pengalaman yang mengangumkan pada PC. Kecepatan yang ditawarkan yaitu 0-0,5 detik untuk melakukan komputasi.
‘Teman Baik’ Pada Windows 10
Jika Anda pengguna Windows 10, Windows paling baru ini diklaim bekerja paling baik dengan Intel Core generasi ke-6 ini. Dengan hanya menggunakan sentuhan jari dan stylus, Anda dapat menggunakan catatan dan memberinya keterangan. Selain Anda dapat pula menggunakan fitur-fitur yang ada pada Windows 10 termasuk Cortana.
Intel Core Generasi ke-6 dengan Intel Core i3, i5 dan i7
Bagaimana jadinya jika Intel Core generasi ke-6 bertemu dengan Intel Core i3, i5 dan i7?
Ketika Intel Core generasi ke-6 disatukan dengan Intel Core i3, maka kecepatan laptop atau PC Anda akan menjadi secepat kilat. Otomatis Anda akan mendapat pengalaman baru dalam mengoperasikan PC atau laptop. Lantas apa jadinya jika Intel Core generasi ke-6 bertemu dengan Intel Core i5? Selain waktu start yang cepat, Anda akan dapat menikmati interaksi seperti sentuhan, pengenalan suara dan wajah dan produktivitas yang digandakan. Untuk para gamers, jika Intel Core generasi ke-6 dipertemukan dengan Intel Core i7, maka kesempurnaan jika Anda adalah penyuka game bukan menjadi hal yang tidak mungkin. Paling tidak, Anda dapat bermain streaming Xbox di PC Anda dengan nyaman.
Perbedaan, Keunggulan Dan Kekurangan Prosesor Intel Dan Prosesor Amd
Beberapa perbedaan, keunggulan dan kekurangan prosesor Intel dan AMD :
1.     Set instruksi pada Intel adalah MMX, SSE,SSE2, dan SSE3, tetapi pada AMD SSE2 dan 3DNow. Tetapi dari sekian banyak istruksi yang dipakai oleh intel sebetulnya telah ada dalam 3DNow-nya AMD yang tidak dimiliki oleh Intel.
2.     L1 pada Intel maksimal 32K, sedang pada AMD adalah 128K. Bedasarkan beberapa test AMD dengan L1 128K lebih unggul dibanding dengan Intel.
3.     Banyak transistor pada Intel 100 milyar sedang AMD 105 milyar.
4.     Banyaknya Decoder, Integer, FP pada intel lebih sedikit dibanding AMD yang secara signifikan perbedaan tersebut meningkatan kinerja dari AMD.
5.     Temperatur pada Intel dapat diatur oleh processornya sendiri (processor akan mengurangi kecepatan jika processor terlalu panas), pada AMD64 temperatur maksimum adalah 900C. Teknologi Intel lebih unggul dibanding AMD.
6.     AMD lebih unggul dalam pengolahan komunikasi aplikasi, seperti transfer data pada modem, ADSL, MP3, dan Doubly Digital Suround Sound.
7.     Pipeline pada intel lebih panjang dibanding dengan AMD, tetapi pipeline Intel bermasalah pada pertukaran tugas, sehingga pipeline intel kecepatannya melambat berada dibawah AMD.
8.     Intel menang di brand image dan marketnya, sedangkan AMD harganya yang lebih murah.
9.     Pada prosesor Intel Pentium 4 harga standard, kinerjanya lumanyan cepat. Memang sih, untuk urusan grafis masshi kalah dibanding dengan AMD, tapi paling tidak prosesor Intel tidak cepat panas.
10. Pada prosesor AMD Athlon harga agak murah dibanding Intel. Grafis bagus banget, kecepatannya lumayan, tapi cepet banget panas dibandingkan Intel.

PERBANDINGAN KECEPATAN PROSESOR INTEL DAN AMD
Dari segi penggunaanya, perangkat keras yaitu prosesor ini bagian penting dari komputer yang berfungsi sebagai inti dari kinerja komputer ini sendiri dimana semakin besar memori dan semakin banyak prosesornya semakin cepat juga kinerja yang di hasilkan oleh prosesor itu sendiri.
Prosesor yang cepat dapat kita lihat dari core (inti prosesor) semakin banyak core yang digunkan pada prosesor semakin cepat juga kinerja komputer yang kita gunakan. Mengapa demikian, karena prosesor bekerja didalam aplikasi-aplikasi program atau game yang kita pakai semakin banyak aplikasi yang kita jalankan semakin banyak juga prosesor kita gunakan.

Daftar Harga INTEL


Harga prosesor Intel Pentium

Tipe
Keterangan
Harga
Intel Pentium G540
2,5 GHz, Cache 2MB, Soket LGA 1155
Rp.450,000
Intel Pentium G620
2,6 GHz, Cache 3MB, Soket LGA 1155
Rp.535,000
Intel Pentium G630
2,7 GHz, Cache 3MB, Soket LGA 1155
Rp.545,000
Intel Pentium G645
2,9 GHz, Cache 3MB, Soket LGA 1155
Rp.570,000
Intel Pentium G840
2,8 GHz, Cache 3MB, Soket LGA 1155
Rp.645,000
Intel Pentium G850
2,9 GHz, Cache 3MB, Soket LGA 1155
Rp.695,000
Intel Pentium G860
3,0 GHz, Cache 3MB, Soket LGA 1155
Rp.685,000
Intel Pentium G870
3,1 GHz, Cache 3MB, Soket LGA 1155
Rp.900,000
Intel Pentium G2010
2,8 GHZ, Cache 3MB, Soket LGA 1155
Rp.527,000
Intel Pentium G2120
3,1 GHz, Cache 3MB, Soket LGA 1155
Rp.710,000

Harga prosesor Intel Core i3

Tipe
Keterangan
Harga
Intel Core i3 2100
3,1 GHz, Cache 3MB, Soket LGA 1155
Rp.1,110,000
Intel Core i3 2120
3,3 GHz, Cache 3MB, Soket LGA 1155
Rp.1,120,000
Intel Core i3 3210
3,2 GHz, Cache 3MB, Soket LGA 1155
Rp.1,075,000
Intel Core i3 3220
3,3 GHz, Cache 3MB, Soket LGA 1155
Rp.1,170,000
Intel Core i3 540
3,01 GHz, Cache 4MB, Soket LGA 1156
Rp.860,000
Intel Core i3 550
3,2 GHz, Cache 4MB, Soket LGA 1156
Rp.935,000

Harga prosesor Intel Core i5

Tipe
Keterangan
Harga
Intel Core i5 2310
2,9 GHz, Cache 6MB, Soket LGA 1155
Rp.1,725,000
Intel Core i5 2320
3,0 GHz, Cache 6MB, Soket LGA 1155
Rp.1,795,000
Intel Core i5 2400
3,1 GHz, Cache 6MB, Soket LGA 1155
Rp.1,920,000
Intel Core i5 2500
3,3 GHz, Cache 6MB, Soket LGA 1155
Rp.1,935,000
Intel Core i5 2500K
3,3 GHz, Cache 6MB, Soket LGA 1155
Rp.2,050,000
Intel Core i5 3330
3,0 GHz, Cache 6MB, Soket LGA 1155
Rp.1,755,000
Intel Core i5 3450
3,1 GHz, Cache 6MB, Soket LGA 1155
Rp.1,785,000
Intel Core i5 3470
3,2 GHz, Cache 6MB, Soket LGA 1155
Rp.1,830,000
Intel Core i5 3550
3,3 GHz, Cache 6MB, Soket LGA 1155
Rp.1,980,000
Intel Core i5 3570
3,4 GHz, Cache 6MB, Soket LGA 1155
Rp. 2,030,000
Intel Core i5 3570K
3,4 GHz, Cache 6MB, Soket LGA 1155
Rp. 2,200,000
Intel Core i5 760
2,8 GHz, Cache 8MB, soket LGA 1156
Rp. 1,805,000

Harga prosesor Intel Core i7

Tipe
Keterangan

Harga
Intel Core i7 2600
3,4 GHz, Cache 8MB, Soket LGA 1155

Rp.2,890,000
Intel Core i7 2600K
3,4 GHz, Cache 8MB, Soket LGA 1155

Rp.2,935,000
Intel Core i7 2700K
3,5 GHz, Cache 8MB, Soket LGA 1155

Rp.3,110,000
Intel Core i7 3770
3,4 GHz, Cache 8MB, Soket LGA 1155

Rp.2,910,000
Intel Core i7 3770K
3,4 GHz, Cache 8MB, Soket LGA 1155

Rp.3,200,000
Intel Core i7 3820
3,6 GHz, Cache 10MB, Soket LGA 2011

Rp.2,910,000
Intel Core i7 3930K
3,2 GHz, Cache 12MB, Soket LGA 2011

Rp.5,705,000
Intel Core i7 3960X
3,3 GHz, Cache 15MB, Soket LGA 2011

Rp.10,335,000
Intel Core i7 3970X
3,5 GHz, Cache 15MB, Soket LGA 2011

Rp.11,115,000
Intel Core i7 870
2,9 GHz, Cache 8MB, Soket LGA 1156

Rp. 2,545,000
Intel Core i7 960
3,2 GHz, Cache 8MB, Soket LGA 1366

Rp. 2,770,000


Share this post
  • Share to Facebook
  • Share to Twitter
  • Share to Google+
  • Share to Stumble Upon
  • Share to Evernote
  • Share to Blogger
  • Share to Email
  • Share to Yahoo Messenger
  • More...

0 komentar

:) :-) :)) =)) :( :-( :(( :d :-d @-) :p :o :>) (o) [-( :-? (p) :-s (m) 8-) :-t :-b b-( :-# =p~ :-$ (b) (f) x-) (k) (h) (c) cheer

 
© 2011 Organisasi Arsitektur Komputer
Designed by Blog Thiet Ke
Posts RSSComments RSS
Back to top